Posted by: pkab | 17 March 2009

Using a Mind Map to Organise Study Notes


Video oleh: Stephen A Richard

Video singkat ini menceritakan pengalaman seseorang dalam usaha belajarnya untuk menguasai bahan bacaan cukup banyak halamannya. Kebiasaan yang ia biasa lakukan sebelum mengenal Peta Konsep adalah ketika membaca ia memberikan garis bawah, memberi warna dengan stabilo, atau mencatat pada buku catatan, tapi semuanya itu membuat ia cepat bosan dan mengantuk. Itu terjadi karena otak anda memerintahkan “shut down” pada mata anda ketika otak merasa boring abis sama teks yang biasanya satu warna hitam –> mono tone –> monoton –> garing.

Dalam video ini diperlihatkan cara membuat catatan tentang aborsi, dengan menjawab 13 pertanyaan dalam bentuk Peta Konsep. Hasil peta pikiran tahap pertamanya masih menggunakan 1 warna, masih sederhana. Kemudian ia membuat kembaki dalam tahap kedua, dengan menambahkan gambar, foto, dan warna agar bisa lebih menstimulasi otak dalam belajar.

Perhatikanlah betapa Peta Konsep sangat membantu ketika ia berusaha mengingat kembali tentang Sidik Jari dalam membandingkan hasil peta konsep dengan catatan liniernya.

Sebagai penutupnya ia menyarankan agar teknik mengingat dengan cara peta konsep dapat ditiru oleh orang lain, agar semuanya merasakan manfaat yang luar biasa itu.


Duration 10:40. 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: