Posted by: pkab | 26 November 2008

Ide Konsorsium ICS


The Indonesian CyberLibrary Society

The Indonesian CyberLibrary Society

Kemarin Sur dikontak oleh Pak Maksum dari Pustaka, Bogor untuk bertemu untuk membicarakan mengenai ide konsorsium pemanfaatan database/ e-journal online. Sur menggali arsip diskusi ICS dan menemukan message nomor 127 tertanggal 29 Oktober 1999 (24 hari sejak ICS aktif sebagai milis). Dulu Sur pernah dapatkan respon dari OCLC Asia Pacific yang menawarkan akses 14 database melalui 1 konsorsium. Dengan iuran USD 49.687 untuk 5 simultaneous logons, yang bisa digunakan secara bergantian oleh para anggota konsorsium.

Peta Konsep Ide Konsorsium ICS

Mejeng dengan Peta Konsep Ide Konsorsium ICS

Kini sudah 8 tahun lewat. Ide ini ada baiknya kita rembugkan kembali. Mengingat jumlah anggota ICS sudah 873 account yang terdiri dari berbagai perpustakaan se Indonesia. Kita sudah saling kenal satu
sama lain, sehingga kita sudah menjadi 1 keluarga besar yang saling mempercayai satu dengan yang lainnya.

Baru saja Sur berdiskusi dengan Pak Maksum, Pak Mansur, Ibu Endang Ernawati, Pak Ronny (Staff IT Perpus BiNus) mengenai realisasi ide konsorsium tersebut. Karena ada perhatian dari Kepala Badan di
Pustaka, Bogor, yang setelah melihat dan mencoba langsung Konsorsium Pustaka yang telah melayani ke 70 perpustakaan instansi pertanian yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia untuk mengakses Science Direct dan Proquest yang dilanggan secara terpusat oleh Pustaka, Bogor.

Mentri Pertanian juga melihat dan menyarankan Pak Maksum untuk mengajak perpustakan2 lainnya (Perpustakaan Umum, Khusus, Perguruan Tinggi, kalau perlu juga Perpustakaan Sekolah), sehingga kita dengan iuran yang terbatas tetapi bisa mengakses database yang lebih banyak. Ini khan yang selama ini kita impikan? Misal kita ajak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk ikut jadi anggota konsorsium untuk berlangganan database/ e-journal tentang Fisheries. Sehingga insitusi akademik lainnya yang tertarik meneliti tentang perikanan bisa ikut terjun mengakses dan menghasilkan paper/ makalah mengenai perikanan.

Dari hasil diskusi di ruangan rapat Perpus BiNus diambil langkah-langkah sebagai berikut:
1. Diperlukan informasi dalam bentuk tabel seperti berikut:
Nama Perpustakaan: xxxxxxx
Kekuatan utama Institusi: xxxxx (misal BiNus di Teknologi Informasi)

Database/ e-journal yang telah dilanggan | Lewat Agen | Iuran per tahun (dalam dollar/ euro) | Sejak tahun | % Pemakaian (diambil rata-rata akses per bulan dalam hal jumlah orang dan jumlah dokumen yang didownload.

Ditambahkan juga selain yang sudah dilanggan adalah Yang hendak dilanggan tetapi terbentur dengan iuran yang belum disetujui budgetnya oleh atasan, misal BiNus mau iuran ACM tapi hanya/ baru disetujui langganan: Proquest, Emerald, dan J-Stor saja.

2. Mohon tabel di atas dapat segera dilaporkan dari masing-masing perpustakan yang sudah melanggan database online/ e-journal dan dikirimkan ke admindigilib(di)binus(titik)edu untuk dibuatkan rekapitulasinya. Paling lambat tanggal 5 Desember 2008.

Sehingga dari situ akan terlihat siapa berlangganan apa saja, berapa persen keefektifitasannya. Nanti bisa dibuatkan pemetaan database apa saja yang perlu dilanggan.

Kita juga akan buatkan formulir Permintaan HardCopy Paper oleh perpustakaan lain yang tidak tergabung ke dalam konsorsium (mungkin sarana internet belum memadai, iurannya belum masuk budgetnya) yang ditujukan kepada Sekretariat Konsorsium, dengan mengganti ongkos cetak dan ongkos kirim pos paket.

Sekretariat Konsorsium juga akan melakukan deal dengan vendor, menarik iuran dari masing-masing anggota. Iuran keanggotaan konsorsium ditentukan setelah mendapatkan harga penawaran dari vendor seperti Elsevier atau provider database online, dibagi jumlah perpustakaan yang ikutan.

Bayangkan berapa dana yang bisa dihemat bila kita cukup berlangganan Proquest secara konsorsium tetapi bisa diakses oleh seluruh anggota konsorsium. DikNas pernah menguji cobakan untuk melanggankan database online untuk semua institusi (bahkan termasuk orang-orang Indonesia yang berada di luar negri, dengan resiko orang lain non Indonesia bisa mengakses “gratis”, padahal biaya trilyunan rupiah!)

Secara teknis nanti di atur kita akan menggunakan sebuah proxy server yang nomor IPnya kita daftarkan ke Provider Database, sehingga para anggota konsorsium dari masing2 institusi menset ip proxy situ untuk mengakses database. Di dalam proxy tersebut di buatkan daftar alamat web yang diizinkan untuk dibrowse, di luar daftar tersebut tidak bisa dibuka, ini untuk menjaga pemanfaatan
proxy di luar kebutuhan akses database online.

Hasil rangkuman ini akan dibahas lebih lanjut pada seminar tanggal 10-11 Desember 2008 di Hotel Salak, Bogor (tentative) yang diselenggarakan oleh Pustaka, Bogor. Rencananya juga akan mengundang dari PerPusNas dan DikNas untuk menyatukan ide agar konsorsium ini bisa terwujud secara nyata (tidak terbatas hanya wacana di atas kertas/ di milis2 saja). Perlu juga kita membuatkan rekomendasi agar iuran ditanggung juga oleh DikNas, PerPusNas, atau sponsor (yang bisa ditempelkan logo2 mereka pada halaman web saat mengakses database via proxy).

Jadi mohon kerja sama dan partisipasinya dari semua Kepala Perpustakaan untuk dapat membuatkan tabel di atas. Mohon juga bantuannya untuk meneruskan posting ini kepada milis perpustakaan lainnya (perpus sekolah, umum, khusus, perguruan tinggi) atau ke Kepala Perpustakaan yang anda kenal.

Bergabung ke milis ICS klik http://groups.yahoo.com/group/the_ics/join (dengan Yahoo ID) atau kirimkan email kosong ke the_ics-subscribe@yahoogroups.com dan balas konfirmasinya.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: