Posted by: pkab | 8 August 2008

Penggalan Sejarah bukti hebatnya Industri Pertanian, kehutanan dan k


Oleh: Arman puspa

Dari Penggalan Sejarah dapat membangkitkan sistem pendidikan di bidang pertanian, perikanan, kehutanan (Yang Sesua dengan NKRI sebagai negara Agraris), bangunlah sekolah (SMK) kearah itu, karena bukti sejarah telah menunjukannya …

Java Coffee Plantation

Java Coffee Plantation

Sistem tanam paksa makin lama makin menguntungkan Belanda. Pendapatan tahunan selama 1850-an dan 1860-an saja rata-ratanya telah mencapai 24 juta gulden, yang berarti lebih dari dua kali lipat dibandingkan 1830-an dan 1840-an yang hanya 11 juta gulden. Pada tahun 1860 saja, keuntungan-keuntungan dari Jawa tersebut telah mencakup sepertiga dari pendapatan total pemerintah Belanda.

Memang pada akhirnya, dengan tumbal yang besar, “agroindustri dan agribusiness” Hindia Belanda (Indonesia) berkembang pesat. Bahkan seorang antropolog Amerika, Clifford Geertz pernah menyatakan bahwa sesungguhnya ekonomi Jawa sudah bisa tinggal landas pada sekitar tahun 1870, tetapi karena Jawa merupakan tanah jajahan, yang benar-benar tinggal landas adalah penjajahnya, yaitu bangsa Belanda, bukan bangsa Indonesia yang terjajah.

Pada akhir tahun 1900, investasi industri gula di Jawa begitu besar dan lengkap dengan pengangkutan serta infrastruktur pemeliharaannya. Di seluruh Asia, satu-satunya padanannya adalah industri pembuatan serat di Benggala dan pusat industrinya di Kalkuta. Bahkan Jepang pun bukan merupakan pengecualian.

Namun sayang, tahap pengembangan lebih lanjut dari proses kemajuan itu kemudian terhenti. Perlu dicatat disini, perkembangan lebih lanjut tersebut tidaklah harus berarti diidentikkan dengan industrialisasi (dalam pengertian manufaktur dan konstruksi), seperti dipahami dalam “ekonomi pertumbuhan”. Perkembangan dan kemajuan tersebut bisa dalam bentuk yang berbeda.

Semoga membangkitkan semangat pendidik dan pemegang kebijakan pendidik termasuk Menterinya semoga mendengar dan melaksanakan suara orang kecil.


Sur berkomentar: Coba saja Presiden RI dengan para Mentrinya bisa menggunakan Peta Konsep, maka akan tercipta visi yang jelas (sebagai centrum atau tema utama di tengah), kemudian kebijakan-kebijakan menjadi dahan-dahan utama. Untuk mencapai kebijakan itu diperlukan langkah-langkah apa saja itu dijadikan ranting-ranting. Tiap ranting itu kemudian diberi PIC (Person In Charge atau departemen yang bertanggung jawab), dead line, ada status progress sudah berapa persen tercapai, diberi prioritas, diberi link antar ranting untuk menandai saling berhubungan, dan seterusnya.

Presiden Mempimpin Rapat Dengan Para Mentrinya

Presiden Mempimpin Rapat Dengan Para Mentrinya

Setiap departemen kemudian membuat peta konsep skala / lingkup departemennya dengan mengaju ke mega peta konsep yang dimiliki oleh Presiden. Kemudian setiap rapat koordinasi yang dipimpin oleh Mentri Koordinator (MenKo) atau oleh Presiden (himself) maka bisa dibuatkan updating mega peta konsepnya dan masing-masing departemen melihat progress secara keseluruhan. Sehingga bisa dilihat Mentri yang paling kedodoran kemajuannya ditelusuri lebih dalam apa penyebabnya dan dicoba dicarikan jalan keluarnya secara bersama-sama, mumpung semua pihak datang dan duduk berdiskusi.

(mode bermimpi on) pada tengah-tengah ruangan rapat itu ada tampilan hologram dari peta konsep 3-dimensi yang bisa dilihat oleh semua pihak secara jelas. Sehingga masing-masing dapat memberikan masukan (kepingan jigsaw) sehingga terciptalah sebuah keputusan yang benar-benar mengenai sasaran dan rakyatlah yang paling merasakan dampaknya (mode bermimpi off)


Responses

  1. andai saja semudah itu pak dalam penerapannya..😀

  2. dear ridwan,

    sayangnya saya belum mendapatkan kesempatan untuk mendemokan secara live kemampuan mindmapping dalam salah satu rapat menteri atau kabinet yang dipimpin oleh bapak Presiden.

    tolong dukung dalam doa karena saya akan melakukan training mindmapping di sebuah kantor sekretaris daerah salah satu propinsi wilayah Indonesia timur dan dari sana kalau diizinkan untuk menampilkan peta konsep hasil bapeda tersebut di dalam musyawarah nasional di level bapenas maka mindmapping akan menular ke tingkat pemerintahan yang lebih tinggi lagi, dan semoga kemudian mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat, untuk dapat ditularkan juga ke mereka.

    thanks in advance.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: