Posted by: pkab | 26 June 2008

William Shakespeare – Julius Caesar Background Analysis


Shakespearan Plays

William Shakespeare Julius Caesar Background Analysis

Visit Study Matrix Art to find out more beautiful and interesting mind maps.


Sur berkomentar: Bagi yang baru melihat peta konsep atau peta pikiran seperti contoh di atas bisa jadi impresi awalnya memusingkan dan sulit untuk mengerti. Petunjuk pembacaan secara konvensi (aturan tak tertulis) adalah dimulai dari dahan yang terletak pada jam 1 searah jarum jam ke jam 11.

Contoh: Cerita Caesar ini ditulis (Written) semasa periode Elizabeth (Elizabethan Period) di mana saat itu Theater-theater (Theaters) menjadi populer (became popular), yaitu pada tahun 1599 oleh William Shakespeare. Cerita tersebut memiliki karakteristik: Kedamaian, Hirarki Kekuasaan, Pengkhianatan (di mana hukumannya adalah hukuman mati), Monarki Inggris, pendidikan dan kekayaan.

Bila cara belajar anda bisa menggunakan kata kunci dan gambar kunci, dalam bentuk sketsa dan ada hubungan antara mereka, apalagi dibantu dengan warna, dan anda bisa menceritakan kembali dari semuanya itu maka apa yang anda pelajari itu akan menancap dengan kuat dalam benak otak anda. Karena belajar itu menjadi bermakna. Inilah cara belajar menggunakan Peta Konsep, atau bilang Quantum Learning (belajar adalah menyenangkan!)

Artikel yang berhubungan dengan Quantum Learning.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: