Posted by: pkab | 9 June 2008

Nyanyian panjang IPTEK INDONESIA MANDIRI untuk Indonesia!


Oleh: West John

Saat film ayat-ayat cinta karya sang sutradara harus terputar di suatu gedung seni. Semua para petinggi dinegeri ini saling berebut ingin duduk di deretan bangku paling depan,hanya ingin menyaksikan dongeng cerita sebelum tidur?.

Meski materi ceritanya sangat biasa-2 saja, namun diluar dugaan kisahnya ternyata cukup menghanyutkan hati para petinggi kita. bahkan sistem pengindaraan jarak jauhpun, bisa tak mampu mendeteksi akan tiap tetes linangan air mata, tulus atau hanya penuh kepalsuan, di ruang-2 gelap gedung tempat para pendonggeng mengungkapkan sebuah karya?

Realita nyata, meski bukan cerita hasil rekayasa sang sutradara tentang fakta kesulitan hidup dikehidupan rakyat akibat dari berbagai terpaan bencana dan krisis, meski telah merenggut banyak korbanjiwa, tiada satupun tetes air mata yang dibasahkan di pipinya. Walau hanya untuk sekedar menumbuhkan benih kesejukan dihati rakyat,akibat janji yang hanya tinggal Janji, dibiarkan bagai angin lalu. Oh oh oh!

Kini para setan dan antek-2nya sudah bisa menyeringai puas, dibalik makna janji yang sudah ter-ingkari. Dan sebagai bukti tanda kasihnya, sang paman setan telah rela memberi kompensasi meski bukan dalam bentuk bantuan subsidi, berupa pencabutan travel warning-pun diharapkan bisa menghibur hati serta mengalihkan mata rakyatcerdas yang selalu dianggap bodoh dan mudah di bodohi, agar tak lagi mengusik berbagai kepentingan strategisnya di negeri ini,disaat gempita nyanyian ayat- ayat cinta KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA serempak dikumandangkan oleh para pemberani?

Bila berbagai kekayaan SDA strategis yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk merubah nasib hidup rakyat kearah yang lebih baik dan agar tidak semakin terpuruk, namun kalau kekayaan SDA-nya disana sini sudah banyak digenggamkan pada komunitas para setan-setan global, seindah apapun nyanyian ayat-ayat cinta TANAH AIR,maka nyanyiannya tak akan lagi terdengar indah dan merdu. karena setan dan antek-2nya (para makelar dan spekulan SDA) akan tetap bersemangat menyanyikan syair keindahan ayat-ayat cinta setan?

Privatisasi dan investasi adalah pintu masuk utama jalan para setan-2 global menghisap seluruh kekayaan SDA suatu negeri, hingga sampai tak bersisa. Dan seperti biasa kondisi suatu negeri tsb. akan tetap dibiarkan dalam keadaan gelap gulita( seperti saat padamnya listrik akibat energi yang digunakan masih mempertahankan energi konvensional yang sudah out of date) ,mudah rapuh,terpuruk dan selalu bergantung pada komunitas koloni para setan global? Wow! apalah arti besaran nilai investasi bila didalamnya akan tersimpan makna intervensi dan invasi gaya baru,kawan?

Wahai virus-2 perusak tubuh republik ini, meski engkau akan bersembunyi di balik kemegahan sistim bangunan ekonomi, politik dan birokrasi. Bila engkau masih tetap aktif merusak, para revolusioner IPTEK INDONESIA MANDIRI akan siap membasmi para virus SDA dari tubuh negeri ini dengan vaksin anti virus “IIM 2010”,untuk mencegah agar sistim jaringan syaraf tubuh rebublik ini tidak lagi mudah dikontaminasi dan tetap memiliki kekebalan tinggi, sehingga bangsa dan negara kita tercinta dapat kembali bangkit dan pulih dalam menata masa depannya secara mandiri. R U Ready, bro?!

Menyerahkan dan mempercayakan negeri ini ke tangan para pedagang (makelar dan spekulan SDA), nasib masa depan negeri ini tidak akan menjadi semakin lebih baik, sangat rapuh dan sama sekali tidak akan menguntungkan bangsa dan negara.

Kecerdasan pedagang hanya satu, cuma mampu jual dan menjual, yang penting pribadi diuntungkan. Perkara rakyat disengsarakan,itu akan tetap dianggap sebagaibagian dari hidup dikehidupan hukum rimba-2 belantara hutan ekonomi dan politik, yang selalu dibiarkan tetap kotor dan rakyat tetap dituntut untuk menikmati kesabarannya hingga ajal tiba menjemputnya?

Meski mata para pedagang bisa melihat namun untuk melihat fakta nyata ,seolah dibutakan hanya sebelah. Telinganya ditulikan agar tak mampu mendengarkan jerit kesedihan rakyat. Mulutnya dikunci rapat agar tak bisa ber-kata2. Hatinya penuh kebusukan dan selalu dibiarkan tetap mengeras bagai batu. dan Pikirannya sangat kotor penuh dengan hasil rekap kalkulasi rugi laba. Semua upayanya bukan ditujukan untuk kebaikan bangsa dan negara,namun semata hanya untuk kepentingan diri pribadi? Sementara kemampuannya dalam mencerna makna strategis pengembangan dan pemberdayaan SDM dan SDA, seperti kecerdasan yang akan dibuktikan oleh IPTEK INDONESIA MANDIRI 2010 disegala bidang, memory otak kanan maupun kirinya, ternyata terlalu minim dan sangat kesulitan mengaplikasikan pada alam nyata di republik kita tercinta?

Lihatlah, bagaimana mungkin hanya untuk menutupi kekurangan anggaran, para pedagang hanya pandai menutup lubang dengan pinjam meminjam dana pada rentenir-2 setan global, menjual asset-2 strategis milik rakyat dan bahkan kalau dianggap perlu, bila negeri ini bisa digadaikan, mereka tak segan-2 pasti akan mau melakukannya, walau tanpa pikir panjang? Padahal lahan yang di miliki sangatlah luas dan potensial, apalagi bila diberdayakan dengan kemampuan IPTEK MANDIRI, dijamin kekayaannya akan jauh semakin meningkat pesat dan pasti tidak akan kekurangan dana, walau badai bencana dan krisis akan menerpa.

Namun bila kecerdasannya harus dihilangkan begitu saja dan hanya bisa ber-malas2-an mengandalkan keuntungan sedikit dari tangan-2 para setan, apalah arti luasan lahan dan kekayaan SDA yang sudah dimiliki, kalau ternyata sampai detik ini tak juga mau beranjak pandai dalam mengelola dan mengolahnya secara mandiri, kawan? Wajarkan bila akhirnya harus jual dan gadai sana sini hanya untuk menutupi sisa kekurangan anggaran?

Lha,kalau saja berbagai persediaannya sudah habis terkuras belum pada waktunya, lantas dari mana lagi sumber pendapatannya akan didapat dan anak-2 generasi ini dapat makan untuk melanjutkan estafet pembangunan bangsa dan negaranya,kawan? Kalau hanya ingin mengejar tuntutan kemegahan bangunan ekonomi semu, agar nampak selalu indah dimata para tetangga, namun akhir harus dinikmati dengan hidup sengsara,lantas untuk apa bersusah payah, menjual murah asset-2 milik rakyat kita sendiri? Atau seperti inikah kebijakan cerdas yang selama ini selalu dibanggakan? Oh oh oh sangat mengenaskan dan me-malu-Khan?!

Tentu,kecerdasan para pedagang SDA yang saat ini banyak sembunyi di balik bangunan-2 gedung politik dan ekonomi, mana mungkin mereka akan mampu menghasilkan fresh value yg bisa menguntungkan bangsa dan negara, tanpa disentuh dengan sentuhan penuh kelembutan dari tangan-2 cerdas putra putri anak negeri dengan IPTEK INDONESIA MANDIRI, kawan?

Masihkah tetap mempertahankan bermitra dengan asing (dlm.merampungkan kisah episode betapa indahnya ayat2 setan global saat mencengkeram tubuh bumi pertiwi dengan kuku-2 tajamnya?) dan mengorbankan kemampuan IPTEK INDONESIA MANDIRI milik bangsa kita sendiri yang kini semangat kebangkitanya sudah tak bisa terbendung lagi?

Mari buka mata,telinga,hati dan pikiran jernih. Buang jauh segala kebergantungan dengan para setan. Tanpa peran dan sentuhan tangan-2 setan, negeri ini akan bisa melangkah semakin pasti dalam membangun masa depan mandirinya. Hendaknya para setan dan antek-2nya (makelar dan spekulan SDA) tidak semakin memperkotor dan memperkeruh suasana negeri kita tercinta.

Apalah arti seabad Kebangkitan Nasional bila hanya akan diisi dengan ragam investasi milik para setan yang akan semakin menjerumuskandiri sendiri ke dunia gelap pasar-2 uang para setan-2 global? Berapapun besaran yang akan dikeluarkan dari perut bumi pertiwi, bila kita tidak juga cerdas mengolah dan mengelolanya secara mandiri, rakyat dan negara akan tetap hidup dan dihidupkan selalu dalam keadaan sengsara dan disengsarakan, Mau 3X???

Ah! sudah tak memiliki kecerdasan dalam mengelola SDA secara mandiri, malah bangga menjalin perselingkuhan dengan para setan-2 global? Benar-2 sangat me-malu-Khan!?

Just moment!, tak perlu tantang-menantang, bro! kemampuan IPTEK INDONESIA MANDIRI untuk hal olah-mengolah berbagai kekayaan SDA dan SDM negeri sendiri, sudah sangat bisa diandalkan. tanpa perlu melibatkan tangan-2 setan apalagi peran para makelar dan spekulan SDA. Jangankan meningkatkan 10 jt ton bios-2 baja di krakatau, memproduksi dalam level kecil 5 juta barel/hari disumur-2 bumi pertiwi saja dst.. ( berbagai kekayaan SDA yang lain ),apalagi seperti menutup sumber-2 bencanaakibat ulah manusia seperti luapan lumpur liar sidoarjo,agar tidak semakin membebani anggaran negeri ini, dari pada harus menaikan harga BBM rakyat sebelum 2009? Itu semua masih bisa dilakukan. Cukup dengan mengandalkan kemampuan sederhana yg sangat biasa-2 saja dan kalau perlu hanya di perlukan kerja paruh waktu, anehkan?! Yach,seperti itulah realita nyata kemampuan IPTEK INDONESIA MANDIRI kita,bila ingin dibangkitkan segera di repubublik ini,kawan! Mau 3X??!!

“Bukan sekedar berbasi-basi apalagi banyak omong dan omong kosong belaka!” masih menyangsikan kemampuan IPTEK INDONESIA MANDIRI ?

Ah,tetapi kawan, apalah artinya sebuah kinerja besar IPTEK INDONESIA MANDIRI kita, bila hasil yang sudah dihasilkan kelak, dana besarnya akan tetap dihambur-2kan untuk membiayai acara-2 rutin perenovasian bangunan-2 menyeramkan panggung-2 dunia politik dan etalase-2 pojok ekonomi negeri kita tercinta yang sudah dipenuhi dengan ornamen karya-2 setan?

Aneh!, selama ini politisi dan ekonom kita sangat alergi dengan hal bajak-membajak suatu karya untuk melindungi kepentingan para setan. namun disisi lain, kebijakan yang dibuat selama inipun ternyata beberapanya juga hasil dari menjiplak karya para setan. Parahnya, meski tak sesuai dengan kepribadian bangsa toh tetap saja hasil contekannya dipaksa dipertahankan menjadi produk kebijakan yang sangat dibanggakan, karena dianggap sebagai bagian dari kemajuan?

Sementara bajak membajak di dunia IPTEK bukan hal yang aneh. dan pasti akan tetap dilakukan baik oleh manusia cermat maupun oleh suatu negara yang sudah merasa maju IPTEK nya. Tentu, para scientist cerdas dalam meng-copy tidak akan sama persis, seperti copy-an para politisi,ekonom dan birokrat kita selama ini. Hasil copy IPTEK bukanlah produk kebijakan untuk menyentuh hati yang terdalam,dijamin copyan IPTEK sangat tidak akan berdampak merusakkan moral suatu bangsa, karena copy meng-copy didunia IPTEK diperlukan hanya sebagai bahan sampingan pengembangan.

Namun yang menjadi berbeda, saat para petinggi-2 negeri ini yang sudah merasa suci sangat mengharamkan bajak membajak terutama yang berkaitan di bidang technology, sementara ruang laboratorium para perisetnya sama sekali tak pernah difasilitasi, lantas mana mungkin semarak pengembangan IPTEK negeri ini bisa segera bangkit, tanpa kecerdasan si-anak2 nakal para revolusioner IPTEK INDONESIA MANDIRI?

Nah! akibatnya dari bias perbedaan seperti itulah, disaat rakyat negeri ini sudah terlalu kenyang mengkonsumsi kebijakan hasil adopsi dari negeri para setan,tanpa filter. Dan moral kebangsaan rakyat akhirnya harus aus terkikis menjadi kelabu, apakah mungkin rakyat yang akan tetap disalahkan karena dianggap tak lagi memiliki lagi jiwa kebangsaan untuk menyanyikan lagu2 merdu seperti ayat-ayat cinta negeri INDONESIA?

Kalau saja selama ini dana besar dari hasil penjualan SDA hanya untuk membiayai ongkos pembuatan Kebijakan tidak cerdas seperti itu, lantas untuk apa kita harus bersusah payah membiarkan rakyat tetap menangis di saat-2 “janji sudah tinggal janji” seperti ini ? Kenapa mata, pendengaran, hati dan pikiran jernih,harus disembunyikan, kawan!?

Bila tak ingin ingkari janji, Mari kita bangkitkan IPTEK INDONESIA MANDIRI ! Agar rakyat dan negara tak lagi bersedih dan dapat tersenyum kembali. Mau 3X?!!

Bila hidup ingin menjadi lebih hidup, tak perlu hidup diisi dengan hanya melakukan perbuatan tanpa berani menghadapi tantangan. takut mengadapi tantangan membawa nasib negeri ini akan tetap menjadi macan-macan ompong tidak hanya di asia apalagi di mata dunia.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: