Posted by: pkab | 2 June 2008

Apa Yang Akan Terjadi


Unduh Converging Crisis (PDF, 46 halaman, 4.98 MB) untuk dapat mengetahui akan dan mungkin sudah tiba Badai Besar Pada Horison Global.

Di mana supply menurun dan permintaan banyak, harga akan naik!
Seperti hukum ekonomi yang mengatakan: Permintaan banyak dan komoditi (semakin) sedikit maka harga akan semakin menggila naik. Pemerintah Indonesia tidak bisa (lagi-lagi dan lagi) cukup hanya mengatakan bahwa harga BBM kita itu dipengaruhi oleh harga dunia dan tidak memiliki konsep yang jelas untuk langkah-langkah antisipasi beberapa tahun ke depan (katakanlah 5-10 tahun mendatang).

Janganlah sampai negara kita hanya jadi bulan-bulanan menjadi pasar, kita diporoti terus menerus, hanya pada akhirnya kita akan menjadi bangsa budak (maaf kalau harus dikatakan), tidak punya inisiatif, apalagi berdaulat di atas tanah tumpah darah sendiri, yang sesungguhnya kaya raya akan kekayaan alamnya, yang membuat iri banyak orang. Padahal kita tidaklah kekurangan orang-orang pintar (bukan “orang pintar” yang berhubungan dengan paranormal dan sejenisnya). Sadarlah dan bangkitlah…!

Sungguh mengerikan kondisi bangsa kita kalau selama ini (sampai sekarangpun) masih berkutat masalah ribut dengan orang kita sendiri, tanpa perdulikan apa yang sebenarnya sedang terjadi di tataran dunia yang mengglobal. Sudah saatnya kita bangkit untuk saling bahu membahu, tolong menolong tanpa memandang dari suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Kita adalah satu bangsa, jangan mau sampai terpecah belah, karena akan melemahkan dan akan mudah dipengaruhi (atau disetir) oleh bangsa lain. Kita memiliki musuh bersama yaitu Globalisasi yang kejam, berhentilah bergontok-gontokan di dalam…

Pada hari Minggu kemarin saya tercenung membaca himbauan dari selebaran yang mengatakan bahwa kepunahan satu spesies sudah terjadi dalam hitungan jam, bukan dalam tahunan lagi. Burung dan hewan lain dapat/  bisa bermigrasi ke tempat lain, tetapi pohon yang berakar di bumi Indonesia tidaklah bisa pergi mencari daerah yang aman. Bayangkan bila semua hutan tropis yang kita miliki sudah habis dibabat dan dijual secara brutal, apalah yang tersisa??? Apakah kita masih juga tidak tersadarkan bahwa sebenarnya Tuhan memberikan kita, bukanlah Negara Penuh Bencana, tetapi negara yang subur dan sangat kaya akan sumber daya alam dan manusianya. Tetapi bila kita hanya tinggal diam saja, apatis, masa bodoh maka kita seperti katak besar yang sedang keenakan direndam di dalam panci yang sedang dinaikkan suhunya secara perlahan-lahan. Awalnya enak, terasa hangat, terlena, sehingga suatu saat suhu itu mematikan dan tidak lagi memiliki kemampuan untuk melompat keluar dari panci untuk selamatkan diri. Katak itu mati terebus! Saat ini adalah titik kritis di mana suhu panci sudah semakin panas, kita (sebagai bangsa) harus lakukan sesuatu, agar bisa selamat.

Cobalah para ahli pemetaan melakukan overlay antara layer hutan dari tahun 2000 (misalnya sebagai patokan awal), layer sisa hutan yang ada, layer kejadian bencana banjir, layer kejadian bencana kekeringan, layer bencana tanah longsor. Sehingga bisa diambil benang merah bahwa Hutan Habis = Bencana Melanda Dahsyat. Kemudian lakukan sosialisasi kepada Pemerintah Daerah masing-masing bahwa bahaya besar sedang mengancam. Agar mereka janganlah takabur dan dibutakan oleh besarnya dana sogokan dari para penghancur hutan dalam merampok dan menghabisi hutan dan sumber daya alam yang dikaruniakan Tuhan kepada mereka. Karena dana yang mereka terima (apalagi masuk ke kantong sendiri) tidaklah seberapa dibandingkan kesengsaraan rakyat bila bencana terjadi. Penghancur hutan tinggal angkat kaki mengambil atau membabat hutan lain, dan meninggalkan kegersangan, tanah longsor, banjir dan dampak sosial lainnya.

Ketergantungan kita terhadap BBM sungguh luar biasa dan bangsa kita bisa jadi punah karena ketidaksiapan menghadapi bahaya global yang sedang mengancam. Bacalah artikel tersebut dan marilah kita sadar dan bangkit untuk Lakukan Sesuatu! Misalkan: menyuarakan pelestarian hutan, mencari energi alternatif (seperti pengembangan pabrik sel surya, adalah salah satu langkah jitu), menyebar luaskan informasi ini kepada masyarakat yang lebih luas.

Bagi para pemikir dan terutama pengambil keputusan, segeralah berbenah diri dan memadukan konsep-konsep dalam mengambil langkah antisipasi agar bangsa kita dapat terhindar dari bencana global ini.

Sadar, pahami dan bangkitlah!


Responses

  1. dalam peta pikir, melihatnya juga lebih baik tidak linear. ketika krisis minyak, lalu cari energi alternatif. hutan terdegradasi, lalu tanamlah pepohonan. temukan pokok permasalahan, solve it!


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: