Posted by: pkab | 30 April 2008

Tanpa Persiapan Khusus Jadi Guru Berprestasi


Suara Merdeka, 18.07.2006 –TERPILIH sebagai guru berprestasi tingkat Jateng untuk jenjang SMA, bagi Yuniasih SPd harus diraih dengan perjuangan berat. Staf pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA Negeri 2 Kendal itu, mengaku keberhasilan yang dicapainya tersebut tanpa melalui persiapan khusus. ”Saya bersyukur, melalui perjuangan cukup berat dapat melewati tahapan-tahapan ujian dalam pemilihan guru berprestasi tingkat Jateng yang diselenggarakan Dinas P dan K pada 10-14 Juli. Materi ujian berupa tes tertulis, wawancara, dan presentasi karya tulis, dapat saya lalui tanpa persiapan khusus sebelumnya,” katanya, saat ditemui di kantornya.

Dalam pemilihan guru berprestasi, ibu dua putri kelahiran Kulonprogo, 22 Juni 1964 itu berhasil menyisihkan 35 kandidat yang mewakili tiap-tiap kabupaten di Jateng. Dengan hasil tersebut, Yuniasih berhak mewakili Jateng dalam kegiatan serupa di tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta, 12-18 Agustus 2006. ”Persiapan khusus tidak dilakukan, karena saya selalu membaca dan membuka wawasan yang inovatif serta aktual, terutama wawasan pendidikan. Hal-hal positif yang diperoleh melalui membaca itu kemudian saya terapkan dalam tugas pembelajaran di sekolah. Misalnya menerapkan sebuah ‘peta konsep’, agar para murid bisa dengan mudah memahami materi pelajaran yang disampaikan.’

Peta konsep adalah rangkuman materi, antara lain berbentuk tabel. Model pembelajaran ini pula yang digunakan untuk mempermudah dan memahami materi. ”Secara tidak langsung, apa yang saya lakukan sehari-hari itu juga merupakan persiapan menghadapi pemilihan guru berprestasi,” tutur Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Pembinaan Ekstra Teater SMA Negeri 2 itu.

Lulusan D3 IKIP Yogyakarta 1986 dan Sarjana Universitas Terbuka (UT) 1995 tersebut menuturkan, keseharian dirinya aktif dalam kegiatan ibu-ibu PKK serta seksi kesenian di tingkat rukun warga (RW). Dalam tugas formal, dia juga menjadi pengajar tetap di penyetaraan guru sekolah dasar (PGSD) UT, instruktur musyawarah guru mata pelajaran, pengajar tidak tetap di IKIP Veteran Semarang bagi kelompok belajar di Kendal untuk program S1 bimbingan dan konseling. (G15-18s)

Sumber: Suara Merdeka, 18 Juli 2006


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: