Posted by: pkab | 25 April 2008

Ditanggung Tidak Luntur


Arabic Style

Setelah reluktan menggunakan komputer desktop yang sebenarnya sudah 1 bulanan di drop diganti baru, karena instalasinya menggunakan XP SP2 Crystal Edition, yang berkreasi adalah orang dari Arab.Sehingga beberapa menu popup ada tulisan Arabicnya. Yang parah adalah di bagian Regional & Language Setting di disable oleh beliau. Sehingga saat menggunakan Office 2007 (sempat di reinstall dan repair), masih menggunakan Arabic Setting ketika membuat dokumen baru.

Yaitu dari arahnya dari kanan ke kiri, rulernya juga angka 1 nya di sebelah kanan, kursor kalau ke kiri malah ke kanan dan sebaliknya. Cari cara di search engine untuk atasi Themes mentok sampai dengan ganti default font, warna di bagian Styles.

Menemukan ternyata ada pilihan Right-to-Left Text Direction dan Left-to-Right Direction button di toolbar yaitu ketika mengcopy dari document normal ke blank document ala Arabic, ada perubahan di bagian Paragraph, saat copy (Ctrl+C) dan paste (Ctrl+V) dan undo (Ctrl+Z). Ilmu paling dasar dari Keyboard Shortcut. Suatu pengalaman belajar komputer yang baru buat Sur. Akhirnya semuanya jadi normal kembali.

Teringat akan cerita lucu semalam yang saya baca tentang seorang salesman minuman soda yang sangat terkenal di dunia. Ia telah membuat dan menempelkan flyer di banyak tempat. Tetapi salesman itu tertunduk kecewa karena ia baru sadar bahwa di negara itu cara bacanya adalah dari kanan ke kiri. Salesman ini dari negara yang kiri ke kanan. Ketika temannya heran karena gambar posternya bagus sekali dan mengundang orang untuk menikmati minuman soda itu dan menanyakan mengapa salesman itu bersedih. Salesman itu bercerita bahwa: ia menyusun gambarnya dari kiri: orang yang sedang kelelahan dan letih, adegan ia meminum sebotol soda itu, adegan ketiganya adalah orang itu jadi segar. Ia baru sadar bahwa negara yang ia sebarkan flyer itu cara bacanya dari kanan ke kiri…..

Sama seperti cerita pedagang Tanah Abang yang memborong kain dari negri Arab dengan obral sangat murah dan ada tulisan “Ditanggung Tidak Luntur“. Sepulang di tanah air, ia mengobral dan mengharapkan untung besar. Tetapi ia kecewa dan dimarahi oleh para pembeli. Kemudian pedagang itu komplain ke rekan bisnisnya yang di Arab. Jawaban dari pedagang Arab dengan santainya: Ente salah baca, kalau di Arab itu dibacanya dari Kanan ke Kiri…..😛


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: