Posted by: pkab | 23 April 2008

Pemahaman Konsep Volume Bola dengan Model Pembelajaran Kontruktivisme dan Kontektual pada Siswa Kelas III SMP


Oleh: Setya Dewi

Abstract:

Students’ changing attitude should be appeared in learning and teaching process. The effective learning would be happened if the teacher placed himself as a fasilitator and let his students be active and creative to find the concept of the knowledge they were learning. It is suggested that the teching material should prepared a problem to be solved and the class atmosphere should be fun, and not frightening. The students asked to be able to construct their knowledge to find the core of the learning they got until they knew the goal of the learning. The teaching model used must be matched with the topic. In teaching volume and total survace area, the writer chose contructive and contextual teaching model. In this teaching model students would do a practice activities to find the pattern of the volume of a sphere by themselves.

Sebagaimana yang sudah diketahui, matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang cukup memusingkan. Hal ini tidaklah mengherankan karena selama ini pembelajaran matematika masih bersifat konvensional dan monoton. Guru lebih aktif berceramah dibandingkan dengan siswa. Akibatnya, perasaan bosan belajar matematika sewaktu-waktu bisa muncul pada diri siswa. Untuk mengimbangi kebosanan tersebut maka sudah tidak ada cara lain bagi siswa dalam memahami konsep matematika melainkan dengan cara menghafal.

Fakta seperti yang tersebut di atas tenyata dapat memunculkan persepsi siswa yang selalu mengidentikkan matematika dengan rumus. Rumus-rumus yang ada harus dihafal tanpa harus mengetahui tahapan penemuan dan manfaat rumus tersebut. Karena rumus hanya dihafal, maka banyak siswa mengalami kesulitan menerapkan dan memilih rumus tersebut dalam menyelesaikan soal. Terlebih lagi ketika siswa diminta menyelesaikan beberapa soal pengembangan yang model dan bentuknya tidak seperti contoh soal yang diberikan pada saat guru menerangkan materi tersebut. Akibatnya, prestasi belajar siswa dipastikan jauh dari yang diharapkan.

Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan guru dalam mengembangkan pembelajaran matematika, yaitu guru setidaknya harus mengetahui hakikat matematika, hakikat anak, dan cara mengajarkan matematika yang berdasar pada teori yang ada. Ketiga hal tersebut sangat diperlukan bagi guru agar dasar dan tujuan pengajaran menjadi jelas.

Volume bangun ruang adalah sebagian kecil dari materi matematika kelas 3 SMP yang dinilai sulit dipahami siswa, tidak terkecuali materi volume bola. Kesulitan ini dikarenakan banyak dan rumitnya rumus yang harus dipahami siswa. Timbulnya persepsi tersebut karena siswa tidak dilibatkan secara langsung dalam menemukan rumus. Salah satu model pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa menemukan rumus volume bola adalah model pembelajaran konstruktivisme dan kontekstual. Dengan menerapkan model pembelajaran ini diharapkan pembelajaran volume bola yang semula sulit dipahami menjadi menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami. Tentu saja di waktu yang akan datang diharapkan siswa merasa senang belajar matematika.

Catatan Editor

Tulisan di atas adalah sebagian dari keseluruhan artikel yang terdapat pada Jurnal Pendidikan Inovatif Volume 1 Nomor 2. Untuk memperoleh artikel selengkapnya, silahkan hubungi Tata Usaha kami untuk melakukan pemesanan jurnal. Anda juga bisa mendownload file artikel pada sidebar di samping kanan bawah (Download).

Responses

  1. […] Pemahaman Konsep Volume Bola dengan Model Pembelajaran Kontruktivisme dan Kontektual pada Siswa Kela… […]


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: