Posted by: pkab | 8 April 2008

Jadilah Pemeta-Pemeta Pikiran


Beberapa hari terakhir saya diminta bantuan oleh rekan saya untuk memikirkan pembangkit listrik yang memanfaatkan ombak laut (Indonesia adalah negara yang paling memiliki panjang pantai terpanjang nomor 2 di dunia, yaitu 33.999 mil), ia sudah mendapatkan produsen pembangkit listrik tenaga ombak 2 MW. Ia dalam taraf penjajakan pencarian lokasi, ia menaksir sebuah wilayah pantai yang banyak ombaknya, yang ternyata sudah terkenal di manca negara sebagai tempat rekreasi yang indah, biota lautnya indah.

Miris memang kalau mendengar khabar kenapa penduduk di sana miskin dan kelaparan. Dengan bantuan Google Earth terlihat wilayah mana yang banyak ombak (cocok untuk penempatan pembangkit listriknya), wilayah yang subur (tempat untuk menanam pangan), wilayah untuk pembangunan pabrik pengolahan hasil perkebunan, hasil hutan, atau hasil laut, wilayah pelabuhan untuk ekspor/ impor antar pulau/ negara, bisa direncanakan pembuatan jalan-jalan untuk antar kota atau pelabuhan terdekat, dan lain-lain.

Bayangkan kalau pemerintah daerah mendukung memberikan konsensi tanah, pemerintah pusat memberikan kemudahan untuk insentif financial (pembebasan pajak import, bebas pajak pendapatan selama n tahun), kesepakatan bagi hasil penjualan listrik tenaga ombak dengan PLN (karena PLN memiliki jaringan kabel tegangan tinggi sampai ke gardu-gardu dan ke rumah- rumah), Departemen Transmigrasi bisa memberikan dukungan teknis yang diperlukan dalam proses pemindahan dan penempatan para transmigran, Departemen Industri dan Perdagangan bisa membantu penyuluhan atau workshop bagi sumber daya manusianya untuk mengolah hasil alam menjadi bahan jadi atau barang produksi yang bernilai jual lebih tinggi, Departemen Pariwisata mendukung dalam hal promosi ke luar negri untuk mengundang wisatawan berdatangan, para investor yang tertarik menanam modal membangun hotel, resort, dll dan dsb.

Diperlukan banyak pemeta-pemeta konsep agar bisa digabungkan menjadi satu mega peta konsep sehingga masalah yang rumit bisa dicoba dicarikan jalan keluarnya, seperti artikel yang pernah saya posting di https://pkab.wordpress.com/2007/11/14/mari-bermain-1-juta-keping-puzzle/

Apakah itu semua hanya mimpi? Jawabannya ya, bila kita hanya duduk diam dan berpangku tangan saja dan melongo melihat kondisi bangsa semakin parah. Jawabannya tidak, bila kita dapat duduk bersama-sama dan saling bahu- membahu menyelesaikan jigsawnya dan berusaha keras dalam mewujudkannya menjadi kenyataan.

Jadi kuasailah ilmu pembuatan peta konsep/ peta pikiran ini dan jadilah pemeta-pemeta pikiran. Hadapilah masalah- masalah yang ada di lingkunganmu, petakan dan PAHAMI permasalahannya dan carilah alternatif solusinya, diskusikanlah dengan rekan-rekan yang lain, ajaklah pemerintah daerah dan/ atau investor untuk mendukung ide-ide agar BISA menjadi kenyataan.

Kunjungi website https://pkab.wordpress.com Peta Konsep Anak Bangsa, untuk mendapatkan ratusan artikel yang telah dikumpulkan seputar Peta Konsep/ Peta Pikiran. Mari kita bekerjasama untuk memajukan Bangsa Indonesia melalui Aplikasi Peta Konsep.

Pekikkan: Aku paham dan bisa! setelah anda membaca tulisan ini. Terima kasih banyak sebelumnya.


Responses

  1. yup.
    saya jadi semangat neh…

    meski belum pernah memegang buku mind map, namun saya sudah mempraktekkan sebagian kecil konsep mind map. dan hasilnya masih belum diketahui… ^_^


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: