Posted by: pkab | 13 March 2008

Pembelajaran Matematika Beralur Peta konsep


Oleh: Johanes

Pembelajaran Matematika di SMA, hingga dewasa ini pun, dipandang selalu memberikan tingkat kesulitan yang tinggi pada siswa. Pada kebanyakan siswa, mata pelajaran ini dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit, bahkan menakutkan bagi mereka. Keadaan ini akan mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar siswa,

Kesulitan tersebut diatas, pada umumnya disebabkan oleh paling tidak dua kondisi : 1) Materi Pelajaran. Pada umumnya materi yang harus dipelajari dalam Matematika SMA, khususnya kelas XI bersifat abstrak, pada beberapa pokok bahasan, bahkan “terlalu jauh” dengan kehidupan siswa SMA pada umumnya. 2) Proses pembelajaran. Pembelajaran yang konvensional (menerangkan dan mengerjakan latihan soal) tidak memberikan daya tarik bagi siswa. Di dukung dengan materi pelajaran yang sulit, pembelajaran ini sering terjebak pada kondisi membosankan dan tidak memberi peluang siswa untuk belajar dengan perasaan nyaman.

Proposal ini bertujuan untuk merancang suatu pembelajaran yang mengurang kendala tersebut diatas. Pembelajaran yang dirancang dapat menarik minat siswa, sekaligus memberikan suatu perasaan nyaman dalam mempelajarinya. Pada pelaksanaannya, pembelajaran ini mengembangkan kreativitas siswa dan memfasilitai perbedaan kemampuan belajar tiap tiap siswa.

Penggunaan multi media dalam Tehnologi Informasi, memberikan banyak fasilitas untuk membuat pembelajaran menjadi menarik dan memancing rasa keingin-tahuan siswa. Fasilitas grafik yang disediakan dalam IT memberikan kemungkinan penggunaan materi pelajaran yang tidak bersifat linier. Penggunaan audio yang tepat dapat membantu siswa dalam belajar.

Peta konsep (Mapping Mind) sebagai sebuah bentuk yang integrative dari kombinasi antara keluasan dan kedalaman materi pembelajaran, memberikan kemungkinan untuk menggambarkan juga hubungan antara masing masing sub dalam suatu materi pokok pembelajaran. Peta konsep ini dapat dibuat dirancang secara grafis, sehingga secara audio- visual memberikan cara pandang berbeda terhadap suatu proses pembelajaran.

Dengan bantuan aplikasi komputer tertentu (misal Powerpoint) Peta konsep ini dapat diintegrasikan dan disajikan sehingga proses pembelajaran dapat terangkai dan keterkaitan satu pertemuan dengan pertemuan sebelumnya dapat dipelihara.

Diharapkan dengan menciptakan kondisi pembelajaran di kelas yang menarik, tingkat keberhasilan siswa dalam belajar menjadi lebih tinggi.

Sumber: CLE Joerint


Responses

  1. salam kenal aja


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: