Posted by: pkab | 29 November 2007

Perjalanan Menuju Gedung DataScrip


Kemarin siang Pak Ricky memberitahukan arah menuju kantor DataScrip dari arah Pasar Baru via Kemayoran ke Jl. Angkasa. Pagi ini saya datang dari arah pintu keluar tol PRJ, berbekal Peta Jakarta tahun 2005/06 saya pin point: sekarang di sini (where we are now), mau ke situ (where we want to go/ be) dan mencoret-coret arah belokan pada simpul2 jalan (how do we get there). Maka saya berjalan pelan-pelan karena bingung jalannya mencabang sana-sini. Lingkaran-lingkaran putaran tidak tampak dalam peta saya yang sudah ketinggalan versi/ tahun.

Seharusnya bisa belok kanan karena ada cat penunjuk arah di aspal ada arah ke kanan, tapi telah ditutup batu. Saya pikir dalam peta versi terbarupun mungkin batu itu tidak tampak, sehingga harus putar ke kiri lalu U turn ke kanan. Hampir nyasar masuk terowongan. Mundur dan diberikan jalan oleh mobil di belakang saya. Coba kalau tidak, entah saya akan muncul di mana dan harus cari lag: ada di mana, lewat mana. Melihat peta ternyata saya berada pada sisi rel yang lain, di mana saya sering belok ke Bungur Besar tempat Bibi saya. Oh.. ini toh jalan tembusannya.
Sambil tunggu ada kereta api lewat (cepat sekali frekuensinya), saya melihat Gedung DataScrip sebelah kanan jalan. Sebelum rel kereta api lakukan U turn. Saya ragu apakah sudah tiba di Gedung DataScrip (how will we know when we have achieved change). Ternyata saya salah masuk gedung Merpati, dan tidak bisa tembus ke gedung DataScrip yang dibelakangnya. Putar arah lagi. Ketika mau belok masuk Gedung DataScrip saya melihat di depan: itu jalan Benyamin Sueb yang saya lihat ada perempatannya, kayaknya nanti kali berikutnya saya bisa langsung potong (short cut), sehingga tak perlu putar dekat rel.

Akhirnya bertemu dengan Pak Ricky dan kami brainstorming tentang rencana Road Show di tahun 2008, kerja sama untuk menyebarkan Peta Konsep ke sekolah-sekolah SD 4-SMP 3 antara DataScrip menawarkan Stabilo Pen 68, Point 88, Highlighter Cool, dan Exam Grade dengan PKAB.

Mendengar ada berita di Semarang ada sekolah yang bekerja sama dengan DepDikNas untuk membuat buku album Peta Konsep dari pelajaran2 tertentu –> ide ini akan dikembangkan secara terpisah.

Dalam perjalanan pulang direncanakan akan lewat Ketapang, sudah diberitahukan oleh Pak Ricky arah-arahnya. Tetapi di jalanan saya melihat kondisi jalan-jalan: ada yang padat dan ada yang kosong. Teringat pernah diajak teman makan-makan kepiting asap di wilayah Sunter dan pulang lewat tol PRJ-Grogol, jadi saya ganti rencana. Berbekal ingatan yang sudah mulai menurun (tambah pikun kata istri saya dan saya selalu berkelit: khan mau jadi professor) dan tanpa lihat peta, saya nyasar ke danau hijau lumut. Putar arah balik ke PRJ. Akhirnya menemukan kembali jalur yang benar.

Sempat dalam perjalanan dalam outer ring road melaju ke Slipi, saya ragu apakah ini arah yang benar? Kalaupun salah arah, ya udah tanggung terusin ajah, nanti juga sampai dengan resiko memutar lebih jauh. Karena kalau mau keluar ke jalan biasa, ughhh, jalanan itu puadat dan banyak lampu merahnya.

Cerita ini akan disambung dengan Refleksi Kondisi anak didik.

Bagi yang tertarik untuk mendalami System Thinking Approach.


Responses

  1. […] ingat cerita Refleksi Perjalanan Menuju DataScript? Kali ini saya berangkat dan masuk tol Tangerang-Tomang jam 07.12 dan tiba di exit Tol PRJ jam […]


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: