Dalam impian PKAB saya membayangkan setiap anak Sekolah Dasar (ini tahap awalnya nanti bisa merambah ke tingkat yang lebih tinggi) memegang Paket PKAB.
Isinya adalah:
- 50 lembar kertas ukuran A3 dengan ada watermark logo di pojok kiri atas dan kotak informasi (nama, kelas, sekolah, alamat drop paket, topik/ judul peta, tanggal gambar).
- 1 kotak pinsil warna 12 batang (klik pada gambar di bawah ini untuk melihat versi besarnya).
- 1 penghapus yang sanggup menghapus pinsil warna (tapi tidak merusak kertas).
- 1 serutan pensil
- 1 buku petunjuk cara membuat peta konsep
- 1 lembar yang berisi topik yang perlu dibahas pada batch pengiriman tertentu (misal: Febuari 2008 -> topiknya adalah Cita-citaku.)
- 1 lembar petunjuk cara mengirimkan kembali 1 lembar peta konsep sesuai topik utama yang dikirimkan yang ia hasilkan untuk diikut sertakan dalam lomba. Pemenang akan dikirimkan hadiah. Siapa yang kembalikan dan sesuai kriteria penggambaran peta konsep akan dikirimkan kembali 1 paket PKAB yang baru.
- 1 map plastik yang ada resletingnya untuk menyimpan itu semua.
Dukungan sponsor yang dibutuhkan:
- benda-benda yang dibutuhkan (kertas, pinsil warna, penghapus, serutan, map plastik.
- tenaga sukarelawan untuk penyiapan paket-paket ke sekolah-sekolah (dibantu distribusinya oleh Perpustakaan Nasional <- kalau kerjasama terjalin). Prosesnya: benda-benda tersedia, dimasukkan ke dalam map-map, dimasukkan ke dalam box kardus besar, diberikan alamat tujuan sekolah.
Sponsorship bisa berbentuk sumbangan penuh berupa benda-benda atau dana saja.
Seperti seseorang boss pabrik pinsil bilang ke saya: “Ok, saya bisa bantu anda siapkan 2 juta kotak pinsil warnanya per b bulan dengan harga spesial buat kamu, karena ordernya sekaligus banyak yaitu Rp. sekian. Kamu kasih saya rancangan kotak pinsil warnanya dan mau dilabelin apa itu pinsil-pinsil. Saya juga bisa bantu siapkan tempat untuk pemasukan pernak-pernik lainnya agar bisa masuk dalam 1 map, asal kamu siapkan tenaganya dan label-label alamat tujuannya.”



Sur@LinkedIn




Luar biasa Pak Suryadi,
Ide yang sangat membangun dan mencerahkan. Mari kita bergandengan tangan, Saudaraku.
Btw, yang bener pinsil atau pensil?
just kidding lho pak
Tetap semangat dan maju terus!
By: Krisnawan Putra on 6 November 2007
at 1:23 pm
Kemarin saya lakukan GoogleFight.com dan pemenangnya adalah: pensil (dari asal kata pencil).
Waktu kecil saya sering bilang: mana tepak pengsil saya?
By: pkab on 8 November 2007
at 10:05 am
Nice idea pak. Saya pikir setiap orang yang punya anak balita, pasti akan tertarik dengan konsep bapak. Siapa sih yang nggak pengen anaknya “lebih berkualitas” dibandingkan bapak ibunya
Untuk komunitas Peta Konsep selain bapak ada nggak ya? Atau “baru” bapak yang mulai?
Harapan saya, jangan sampai PKAB ini akhirnya “cuma” jadi bisnis Franchise seperti Kumon etc. Kalaupun iya, ya ngga papa sih pak
Btw, bapak “berjuang” sendirian ya? Ada yang bisa saya bantu (selain dana) pak?
By: ardians on 8 November 2007
at 10:57 am
Cek Visi dan Misi untuk mengetahui arah PKAB. Saya baru mulai dan masih sendiri bergeraknya.
Bantuan bisa berupa moril (dorongan semangat, doa), daya (ikut dalam kegiatan temu darat PKAB misalnya), atau dana.
Banyak terima kasih atas perhatiannya.
By: pkab on 8 November 2007
at 12:49 pm
Dukung terus pak Sur, usaha anda mencerdaskan Indonesia
By: agusampurno on 20 April 2009
at 12:46 pm
Tolong bantu sebarkan keberadaan http://pkab.wordpress.com kepada lingkungan mas Agus. Terima kasih atas perhatian dan dukungan morilnya.
By: pkab on 22 April 2009
at 1:35 pm
Saya punya anak asuh dari kalangan yatim piatu dan dhuaffa sekitar 35 orang di desa terpencil di kampung halaman suami saya. Kita punya persmaan, ingin membangun anak bangsa dari kalangan lemah. Bagaimana teknisnya agar mereka bisa dapatkan itu ? Apa yang bisa saya bantu untuk mengembangkan ide ini?
By: widiati on 16 July 2009
at 5:00 pm
Paket PKAB sendiri sampai sekarang belum ada. Pelajari cara pembuatan peta konsep dan melihat contoh-contohnya sehingga mereka bisa memahami dan bisa membuat atau mencari jalan keluar dari permasalahan yang mereka hadapi dengan bantuan peta konsep. karena ide dari yang kecil sederhana akan semakin realistis bila melibatkan lebih banyak pihak.
By: pkab on 16 July 2009
at 5:16 pm
waduh saya ingin ikut dalam perjuangan ini, kpn langkah pertama akan di tapakan…
By: Sigit Hari on 6 July 2011
at 2:32 pm
Rekan Sigit, Mari bersama-sama mempelajari cara membuat mind map, kemudian sebarkan ke rekan dan kenalan anda, itu juga sudah banyak membantu perjuangan ini. Terima kasih banyak sebelumnya.
By: pkab on 6 July 2011
at 4:03 pm
aku suka blog inihhh, ku suka menggambar dan suka bgt ama yg namanya peta, baik peta kota, negara, dunia, apalagi bikin peta sendiri, dan menjabarkan ilmu dalam peta konsep…sukaaaaadeehhhhhhhh!!!!!
By: freakgalz on 26 July 2011
at 9:13 pm